BelajarApapun.Com
Penyelenggaran kerjasama dengan mitras DUDI dianggap sangat menjanjikan untuk industri pariwisata saat ini. Foto: kemdikbud.vokasi.

DUDI: Pentingnya Bangun Jejaring antara Kemendikbud dengan FKPKPI

BelajarApapun.com, Denpasar – Melalui Direktorat Kemitraan dan Penyelarasan Dunia Usaha dan Dunia Industri (Mitras DUDI), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengadakan Kerja Sama Pendidikan Vokasi Bidang Perhotelan dan Kapal Pesiar (PVBPKP. Menurut Direktur Kursus dan Pelatihan Kemendikbud, Wartanto yang mewakili Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi Kemendikbud, menyampaikan bahwa Direktorat Mitras DUDI harus memiliki andil terdepan dalam pembangunan jejaring. Keterikatan antara pendidikan vokasi dengan dunia usaha dan dunia industri secara langsung dan otomatis akan terlibat dalam penyelarasan berbagai komponen di dalamnya.

“Hari ini kita melihat wujud nyata program link and match yang tepat dan strategis antara satuan pendidikan vokasi dengan DUDI, khususnya dalam bidang perhotelan dan kapal pesiar” pernyataan Wartanto ketika membuka kegiatan tersebut, dilansir dari laman Kemendikbud.

Selaras dengan pernyataan tersebut, Direktur Mitras DUDI, Direktorat Jenderal (Ditjen) Pendidikan Vokasi, Kemendikbud Ahmad Saufi menjelaskan bahwa kegiatan yang berlangsung ini merupakan sebuah upaya dalam mempertemukan dan menyelaraskan dunia pendidikan sebagai supply side dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI). “Selain itu, juga sebagai demand side, khususnya dalam bidang perhotelan dan kapal pesiar agar tercipta sebuah ekosistem pendidikan vokasi yang saling link and match” ucapnya.

Baca juga: Pentingnya Pembentukan Jejaring untuk Memenuhi Kebutuhan Dunia Usaha dan Industri

Ahmad Saufi juga menjelaskan jika kegiatan ini berjalan dengan baik berkat kerja sama dan kolaborasi anatara tiga pihak yaitu pihak pemerintah, lembaga pendidikan dan DUDI. Dalam hal ini, sektor pemerintah yang diwakili oleh Direktorat Kemitraan dan Penyelarasan  Dunia Usaha dan Dunia Industri, Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Namun, untuk lembaga pendidikan yang diwakili oleh Forum Kursus Perhotelan dan Kapal Pesiar Indonesia (FKPKPI), terdapat 45 Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) se-Indonesia bidang perhotelan dan juga kapal pesiar dan 5 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Provinsi Bali. Kemudian, DUDI diwakili oleh asosiasi industri, asosiasi-asosiasi profesi dan 15 DUDI bidang perhotelan dan kapal pesiar.

Suasana pelatihan yang dilakukan secara daring. Foto: vokasi.kemdikbud.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Forum Kursus Perhotelan-Kapal Pesiar Indonesia (FKPKPI), Theo George Grill menyampaikan harapan dalam kegiatan ini agar dapat membuka mata DUDI sehingga dapat melihat langsung bagaimana pendidikan non-formal bidang perhotelan dan kapal pesiar yang sudah sangat siap dalam memenuhi  kriteria yang diharapkan oleh DUDI.

Theo juga menghimbau kepada sebanyak 144 lembaga kursus dan pelatihan di bawah FKPKPI agar dapat terus memperbaiki dan mengikuti perkembangan dan perubahan yang dibutuhkan oleh dunia industri, misalnya dengan melakukan penyesuaian materi pembelajaran dan kompetensi dengan standar Protokol Kesehatan Covid-19.

“Kami berharap standar kompetensi lulusan (SKL) yang telah disusun saat ini dapat diterima dan mendapatkan pengakuan dari DUDI, khususnya pada empat jenis kompetensi yaitu unit kompetensi Food and Beverage Service, Food and Beverage Product, House Keeping dan Front Office” ucapnya.

Penulis: Feramita Eka Himiah | Editor: Nyimas Kholidya Rizky Amalia

Add comment

Newsletter