BelajarApapun.Com
sekolah pakai masker
Foto : Antara foto

Jokowi Minta Persiapkan Masker Anak Menjelang Sekolah Tatap Muka

BelajarApapun.com, Jakarta – Pemerintah akan segera melakukan sejumlah persiapan menjelang pelaksaan sekolah tatap muka yang akan dimulai pada Januari 2021. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan dan Kebudayaan (PMK), Muhadjir Effendy mengatakan, presiden Joko Widodo atau biasa disebut Jokowi di antaranya memerintahkan agar disediakan masker untuk anak.

“Presiden kemarin juga sudah menginstruksikan sekarang harus sudah disiapkan masker untuk anak,” kata Muhadjir ketika berkunjung ke kantor Tempo di Palmerah, Jakarta, Rabu (2/12).

Muhadjir mengatakan ia belum banyak menjumpai masker untuk anak setiap kali ia turun lapangan. Menurut dia, anak – anak terkadang masih banyak mengenakan masker untuk orang dewasa yang ukurannya terlalu besar bagi mereka. Sehingga masker tidak terlalu efisien dalam menyaring kotoran dan virus.

Baca juga : Mahasiswa ITS Ini Ciptakan Kotak Distribusi Vaksin Covid-19

Pembukaan sekolah di tengah pandemik Covid-19 mengandung banyak risiko, menurut Muhadjir. Namun, pemerintah memikirkan dampak pembangunan sumber daya manusia Indonesia yang tak terukur dan tak terlihat secara kasat mata. Mantan Menteri Pendidikan ini mengaku ia termasuk salah satu pemerintah yan mendorong agar sekolah tatap muka kembali dilakukan. Kendati berisiko, Muhadjir mengatakan pemerintah dan masyarakat harus berani sembari tetap waspada.

“Saya membayangkan tingkat collateral damage-nya terhadap pembentukan kepribadian anak dengan anak tidak masuk sekolah itu sangan besar,” ujar dia.

Muhadjir mencontohkan, siswa-siswa Sekolah Menegah Kejuruan (SMK) tak akan dapat melakukan praktik jika mereka tak sekolah tatap muka. Padahal esensi dari SMK adalah praktik itu sendiri.

“Harus ada keberanian menurut saya. Ya nanti misalnya bisa dibentuk shift,” kata Muhadjir.

Sekolah tatap muka akan diberlakukan kembali mulai tahun depan pada Januari 2021. Mendikbud Nadiem Makarim mengatakan, keputusan membuka sekolah tatap muka harus merupakapan keputusan bersama dari pemerintah daerah, kepala sekolah, dan komite sekolah yang merupakan perwakilan orang tua siswa.

Baca juga : KIBM 2020 : 15 Tim Mahasiswa Berhasil Ciptakan Inovasi Bisnis

Nadiem mengatakan pemerintah daerah memiliki hak untuk menentukan sekolah mana yang diizinkan untuk dibuka kembali. Menuurut dia, keputusan ini diambil lantaran banyak daerah kesulitan melaksanakan pembelajaran jarak jauh secara daring (online). Namun, menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), pembelajaran jarak jauh masih lebih aman ketimbang sekolah tatap muka.

Penulis : Alma Febrina | Editor : Muhammad Wahiddin

Add comment

Newsletter